― Advertisement ―

spot_img

Polres Batu Bara Gelar Lomba Marathon 5K

Lima Puluh (Klik Cerah) – Ribuan masyarakat Kabupaten Batu Bara mengikuti kegiatan olahraga bersama dan lomba marathon 5K yang digelar Polres Batu Bara dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Jumat 21 Juni 2024.
BerandaTanjungbalaiKepala SMPN 2 Tanjungbalai Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

Kepala SMPN 2 Tanjungbalai Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

Datuk Bandar Timur (Klik Cerah) – Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Tanjungbalai, Rina Mei Nelda Lubis SPd, terus berupaya meningkat kualitas pendidikan dengan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa.

“Sehingga nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk memasukkan anaknya di SMPN 2 Kota Tanjungbalai ini,” katanya saat memimpin para guru dan siswa pada kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah, Selasa 13 Februari 2024.

Kegiatan bersih-bersih tersebut dimulai dari halaman sekolah, ruang guru, ruang kelas dan fasilitas belajar lainnya. Para guru dan siswa terlihat bahu-membahu membersihkan lemari, hingga memilih dan memilah buku yang masih layak pakai.

Tidak hanya itu, Rina yang baru menjabat sebagai Kepala SMPN 2 Kota Tanjungbalai itu juga melakukan renovasi toilet siswa yang ini menjadi permasalahan di sekolah tersebut. “Sebagai kepala sekolah, saya dituntut untuk menjalankan tugas dan amanah yang diemban. Untuk itu saya meminta kepada semua guru-guru dan stakeholder yang ada di lingkungan sekolah ini untuk saling bekerjasama,” ucapnya.

Ia menambahkan, secara perlahan sarana prasarana pendidikan akan diperbaiki demi membuat rasa nyaman dan meningkatkan semangat belajar siswa. Rina juga tak bosan mengingatkan para siswa untuk menjaga fasilitas yang selama ini sudah ada dan berkondisi baik.

“Saya terinspirasi oleh Menteri Perhubungan kala itu, Ignasius Jonan, bahwa prasarana yang harus diperhatikan salah satunya yaitu toilet,” bebernya.

Selain itu, Rina yang merupakan guru penggerak ini juga akan membuat kegiatan di sekolah agar siswa bisa lebih mengembangkan bakatnya, sesuai dengan sekolah yang menganut kurikulum merdeka.

“Sehingga akhirnya masyarakat lebih tertarik dan yakin memasukkan anaknya ke SMP Negeri 2 ini, karena masih ada 3 ruangan yang kosong dan siap menampung siswa baru,” tukasnya. (fah)