― Advertisement ―

spot_img

SMPN 12 Tanjungbalai Gelar Karya dan Market Day

Tanjungbalai (Klik Cerah) - SMP Negeri 12 Tanjungbalai melaksanakan Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan Market Day di halaman sekolah, Selasa 4 Juni 2024.
BerandaSimalungunKebun Tinjowan Tanam 50 Pohon di Huta Parik

Kebun Tinjowan Tanam 50 Pohon di Huta Parik

Ujung Padang (Klik Cerah) – PTPN IV Regional II Kebun Tinjowan melakukan penanaman 50 bibit pohon mahoni dan alpukat di bantaran Sungai Tulang, Desa Huta Parik, Kecamatan Ujung Padang. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lingkunguan Hidup Sedunia, Rabu 5 Juni 2024.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Manajer Kebun Tinjowan Abdi Henri Sinaga, Asisten Kepala (Askep) Muchtar Sinaga, Asisten Afdeling IV M Rosyady Batubara, Asisten Tata Usaha Edi Suheri, Camat Ujung Padang Manaon Siregar, Sekcam Kasyudi, dan Pangulu Nagori Hulu Parik Agus Saputra.

Camat Ujung Padang Manaon Siregar mengucapkan terimakasih kepada Manejemen Kebun Tinjowan atas aksi kepedulian lingkungan hidup di Kecamatan Ujung Padang. Selain kita ikut menghijaukan lingkungan, masyarakat nantinya akan ikut merasakan hasilnya dari tanaman alpukat.

“Mari kita jaga tanaman ini untuk bisa mempertahankan sungai agar tidak terjadi banjir besar yang dapat berdampak dan merugikan masyarakat. Semoga ke depannya Manejemen Kebun Tinjowan akan melakukan gerakan penghijauan di desa lain di Kecamatan ujung Padang,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Huta Parik Agus Saputra. Dia mengatakan, dengan kegiatan peduli lingkungan ini akan menjaga ekosistem sungai, dan mengurangi dampak banjir.

“Kebedaraan Kebun Tinjowan sangat berdampak positif bagi masyarakat kami. Mereka sebagian bisa bekerja sebagai karyawan atau PKWT serta pengamanan asset. Kami siap terlibat langsung untuk mentertibkan warga kami agar tidak mengganggu dan merusak tanaman atau menginginkan keuntungan dengan cara panen tidak sah,” ujarnya.

Sementara Manejer Kebun Tinjowan Abdi Henri Sinaga menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di PTPN IV Regional II untuk melakukan gerakan penghijauan di lingkungan masyarakat yang berbatasan langsung dengan perkebunan.

Dengan gerakan penghijauan ini, lanjutnya, diharapkan Kecamatan Ujung Padang menjadi salah satu fungsi paru-paru dunia. Karena Hutan di Indonesia ini sangat dihargai di dunia yang memiliki hutan tropis terbesar.

“Mari kita pelihara dan rawat tanaman ini, dengan satu orang menanam satu pohon saja, kita bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia, baik di lingkungan kita sendiri, bahkan dunia,” ungkapnya. (*/rel/mpo)