― Advertisement ―

spot_img

SMPN 12 Tanjungbalai Gelar Karya dan Market Day

Tanjungbalai (Klik Cerah) - SMP Negeri 12 Tanjungbalai melaksanakan Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan Market Day di halaman sekolah, Selasa 4 Juni 2024.
BerandaSimalungunPTPN IV Regional II Tanam Perdana 1.600 Ha Sawit di Padang Matinggi

PTPN IV Regional II Tanam Perdana 1.600 Ha Sawit di Padang Matinggi

Simalungun (Koran Cerah) – PTPN IV Regional II melakukan tanam perdana kelapa sawit seluas total 1.600 hektar (Ha) di Kebun Padang Matinggi, Kabupaten Simalungun, Selasa 21 Mei 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Operation I, Budi Susilo, bersama SEVP Operation II, Dedy Gurning.

Tanam perdana diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan penyerahan santunan untuk sejumlah anak yatim piatu serta penandatanganan prasasti pembangunan Rumah Tahfiz Al Quran Majelis Taklim dan Syiar Islam (MTSI).

Dalam kata sambutannya, Budi mengingatkan manajemen Kebun Padang Matinggi untuk bersungguh-sungguh merawat area Tanaman Ulang (TU) agar tumbuh dan berkembang sempurna. Dengan begitu, tanaman mudah bertransformasi menjadi Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan kelak menyumbang produktivitas tinggi saat berstatus Tanaman Menghasilkan (TM).

“Semoga kegiatan hari ini berjalan lancar dan mendapat berkah dari Allah SWT. Kami tak pernah bosan untuk memohon dukungan dan doa semua pihak agar PTPN IV Regional II lebih sukses lagi ke depan sehingga bisa terus berkontribusi besar untuk masyarakat,” ujar Budi.

Menurut Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional II, Muhammad Ridho Nasution, pelaksanaan tanam perdana merupakan bagian penting dalam proses peremajaan kebun kelapa sawit atau replanting. Tahun ini, terdapat 1.600 hektar lahan Kebun Padang Matinggi yang memasuki fase tersebut. Sekitar 1.109 hektare di antaranya berada di Afdeling IV.

“Tanam perdana atau replanting tak ubahnya seperti investasi perusahaan. Produktivitas PTPN IV Regional II di masa depan akan sangat dipengaruhi oleh tahap ini. Sehingga tak heran perlu ketelitian pada setiap aspeknya,” ujar Ridho. (*/rel)