― Advertisement ―

spot_img

SMPN 12 Tanjungbalai Gelar Karya dan Market Day

Tanjungbalai (Klik Cerah) - SMP Negeri 12 Tanjungbalai melaksanakan Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan Market Day di halaman sekolah, Selasa 4 Juni 2024.
BerandaAsahanCerita Sukses Nasabah Prioritas Pinjaman Bergulir

Cerita Sukses Nasabah Prioritas Pinjaman Bergulir

Kisaran (Klik Cerah) – Nur Fauziah merupakan salah satu nasabah penerima dana bergulir kategori pinjaman Rp 5 juta. Warga Jalan Bangau, Kelurahan Lestari, Kecamatan Kota Kisaran Timur, ini telah empat kali menerima pinjaman. Ia menjadi nasabah yang aktif dalam melakukan pembayaran, tidak pernah menunggak, sehingga menjadikannya nasabah prioritas.

Saat ditemui Koran Cerah, ia pun menceritakan bagaimana program Pemkab Asahan tersebut membantunya dalam mengembangkan usaha yang dirintis sejak 2011. “Waktu itu dengan keterbatasan modal, saya berjualan kue di sekolah, setelah mengikuti program pinjaman dana bergulir pada periode pertama, saya pun memberanikan diri membuka kedai jajanan di rumah,” ujarnya, Kamis 14 Maret 2023.

Di awal sempat banyak hambatan, diantaranya dagangannya kurang laku, sehingga sempat menunggak cicilan di peminjaman periode pertama. “Saya sempat putus asa, karena banyak pesaing di tempat saya tinggal. Kemudian saya memutuskan berjualan jus dengan modal seadanya. Alhamdulillah jualan jus saya meningkat dan saya bisa melunasi pinjaman dana bergulir tersebut. Di periode berikutnya, saya lupa tahunnya, saya pun kembali menerima pinjaman dana bergulir tersebut, masih dengan kategori pinjaman Rp 5 jutam,” katanya.

Dia melanjutkan, “Dari dana tersebut saya mengembangkan jualan jus, dengan menambah jualan es kelapa muda. Alhamdulillah, saya bisa melunasi kembali pinjaman dana bergulir tersebut,” terangnya.

Karena bisa melunasi pinjaman periode pertama dan kedua, Fauziah fokus mengembangkan usahanya dengan tidak mengambil kembali pinjaman dana bergulir periode berikutnya. Barulah di tahun 2023 ia mengambil kembali pinjaman dana bergulir hingga periode tahun 2024 di bulan April mendatang.

Wanita tangguh ini menyebutkan banyak sekali rintangan dalam mengembangkan usaha. “Tapi itu semua bisa dihadapi dengan keyakinan, ikhtiar dan kemauan. Karena ketidakmauan kita tidak akan menjadi apa-apa,” sebutnya.

Kini Fauziah telah memiliki beberapa usaha, diantaranya kedai jajanan yang masih aktif di rumahnya, jualan jus dan es kelapa muda, serta berjualan pakaian secara online.

Dia pun berbagi ilmu agar tak gagal dalam usaha. Di antaranya melakukan pembukuan dengan ketat. Mulai dari pemasukan dan pengeluaran, hingga pendapatan dan kerugian setiap bulannya. Tak hanya itu, tekat yang kuat dan menabung, juga bisa membantu usaha tetap berjalan dengan baik dan terhindar dari tunggakan.

“Intinya kita punya prinsip jangan gampang tergiur dengan kemewahan sesaat, dan ketika kita punya modal jadikan modal tersebut untuk usaha bukan untuk foya-foya,” pesannya. (dan)