― Advertisement ―

spot_img

Siswa SMP 2 Tanjungbalai Juara 3 Pantomim

Tanjungbalai (Klik Cerah) - Siswa SMP Negeri 2 Tanjungbalai menorehkan prestasi bidang Pantomim dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP Kota Tanjungbalai, Selasa 7 Mei 2024.
BerandaAsahanOPD Hingga Camat Diminta Petakan Potensi Wilayah

OPD Hingga Camat Diminta Petakan Potensi Wilayah

Kisaran (Klik Cerah) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs John Hardi Nasution MSi, membuka Focus Group Discussion (FGD) penyusunan teknokratik RPJMD Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu 27 Maret 2024.

Kepala Bappeda Drs H Zainal Arifin Sinaga MH dalam laporannya mengatakan, tujuan FGD penyusunan teknokratik RPJMD ini adalah untuk menganalisis gambaran umum kondisi daerah, perumusan permasalahan pembangunan daerah dan merumuskan isu strategis daerah.

“Adapun peserta acara ini terdiri dari Kepala OPD se-Kabupaten Asahan, para Camat se-Kabupaten Asahan dan para Kasubbag program dan fungsional perencana se-Kabupaten Asahan,” terang Zainal.

Bupati Asahan diwakili Sekda Drs John Hardi Nasution MSi mengatakan bahwa kegiatan FGD ini merupakan tahap awal dari rangkaian proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendagri No 86 tahun 2017.

“Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji berbagai isi, masalah, tantangan dan upaya yang di perlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan Kabupaten Asahan pada lima tahun mendatang yaitu tahun 2025-2029,” ujarnya.

Sekda kemudian meminta Kepala OPD untuk paham tugas dan tanggungjawab serta komitmen yang diamanahkan oleh bupati. “Berikan masukan yang didasari oleh data atau kajian, karena kalau saudara-saudara salah dalam memberikan masukan maka rusaklah dokumen perencanaan yang akan disusun,” jelasnya.

John Hardi meminta para camat untuk mengidentifikasi apa yang menjadi potensi di wilayah masing-masing. “Lakukan pendataan terhadap apa yang menjadi potensi di daerah anda, sampaikan juga apa yang menjadi permasalahan, untuk dapat kita selesaikan dalam 5 tahun ke depan,” pungkasnya.

Adapun narasumber dalam acara tersebut adalah Kepala Badan Informasi Geospasial, Prof Dr rer nat Muh Aris Marai MSc; Ketua Tim Prof Subejo SP MSc PhD; dan tiga tenaga ahli masing-masing ProfSaudi SPi MAgr Sc PhD, Pratiwi Ngasaratun SIP SPsi MSc, dan Awaluddin L SE MSi. (*/kom)