― Advertisement ―

spot_img

Siswa SMP 2 Tanjungbalai Juara 3 Pantomim

Tanjungbalai (Klik Cerah) - Siswa SMP Negeri 2 Tanjungbalai menorehkan prestasi bidang Pantomim dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP Kota Tanjungbalai, Selasa 7 Mei 2024.
BerandaBatu BaraJumat Sehat Jadi Program Unggulan Desa Pasar Lapan

Jumat Sehat Jadi Program Unggulan Desa Pasar Lapan

Air Putih (Klik Cerah) – Inilah untungnya bila tenaga kesehatan (nakes) jadi kepala desa (kades). Kesehatan warganya pun jadi perhatian utama. Bahkan, tak jarang Pak Kades turun langsung untuk melakukan pelayanan kesehatan.

Inilah yang terjadi di Desa Pasar Lapan, Kecamatan Air Putih, kabupaten Batu Bara. Sang Kepala Desa, Hendri Hutasoit SKep, merupakan nakes yang populer dengan sebutan ‘Pak Mantri’. Sebelum menjadi kades di desa tersebut, ia merupakan nakes yang terkenal dekat dengan warga.

“Ada banyak program yang kita laksanakan. Diantaranya ‘Jumat Sehat’ yang kita gelar setiap pekannya. Kegiatan ini meliputi Senam Bersama Lansia, pengecekan gula darah, asam urat, tekanan darah. Semua layanan kesehatan tersebut kita gratiskan,” kata Hendri, Rabu 13 Maret 2024.

Terkait Senam Bersama Lansia, lanjutnya, pesertanya tak melalu mereka yang telah berumur. “Yang mudah-mudah juga boleh ikut, tapi memang didominasi oleh para lansia. Banyak yang ikut secara rutin, jumlahnya banyak, mencapai 70-an orang,” tambahnya.

Pelaksanaan senam dan layanan kesehatan gratis tersebut dilaksanakan di kantor desa. “Setiap Jumat jalan depan Kantor Desa ini kita blokir untuk pelaksanaan kegiatan. Kalau gak cukup juga, lahan di sebelah kantor desa juga kita pakai untuk kegiatan,” tambahnya.

Dia melanjutkan, “Siapa yang aktif senam kita kasih seragam. Usai senam kita siapkan makanan sehat untuk mereka. Ada bubur kacang hijau, ada juga susu. Tapi biasanya orangtua lebih suka bubur dari pada susu,” tambahnya.

Hendri mengatakan, Program Jumat Sehat telah dilaksanakan sejak awal-awal kepemimpinannya. Menurutnya, kesehatan memang telah menjadi program utamanya. Pasalnya, bila kesehatan dalam kondisi baik, maka akan memudahkan warganya beraktivitas dalam mencari nafkah.

“Sudah kita laksanakan sejak 2018 lalu. Untuk pembiayaannya kita menggunakan Dana Desa. Sesekali instruktur senam kita datangkan dari luar. Saya sendiri juga kerap turun tangan membantu, bila bidan desa berhalangan,” ungkapnya.

Selama bulan Ramadhan kegiatan ‘Jumat Sehat’ kita tiadakan. Dilanjutkan kembali setelah perayaan Idul Fitri. “Jumat Sehat selama puasa kita hentikan, makanya kemarin kita tutup dengan makan bersama, bisa dibilang punggahan jugalah,” tukasnya. (nas)