― Advertisement ―

spot_img

Siswa SMP 2 Tanjungbalai Juara 3 Pantomim

Tanjungbalai (Klik Cerah) - Siswa SMP Negeri 2 Tanjungbalai menorehkan prestasi bidang Pantomim dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP Kota Tanjungbalai, Selasa 7 Mei 2024.
BerandaAsahanSurya Minta Perangkat Daerah Pedomani 10 Program Prioritas

Surya Minta Perangkat Daerah Pedomani 10 Program Prioritas

Kisaran (Klik Cerah) – Bupati Asahan H Surya BSc berharap kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempedomani 10 Program Prioritas dengan kegiatan strategis yang tertera dalam rencana strategis (renstra) masing-masing OPD, guna mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Asahan. Hal itu disampaikannya saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Asahan Tahun 2025 di Aula Melati, Kantor Bupati Asahan, Kamis 22 Februari 2024.

Beberapa capaian program prioritas telah direalisasikan, akan tetapi, Bupati kembali menekankan kepada pemangku kepentingan untuk dapat lebih memperhatikan target dan capaian yang diselesaikan pada 2025 yang akan datang. Antara lain, Program Prioritas Digitalisasi Birokrasi, SDM Tangguh, Ekonomi Mandiri, Asahan Sehat, Asahan Cerdas, Infrastruktur Kuat, Asahan Religius, Lingkungan Berbasis Partisifatif, Asahan Go Wisata. “Dan, Asahan Perangi Covid-19 yang saat ini sudah dinyatakan berakhir dan mudah-mudahan tidak terulang kembali,” katanya.

Surya juga meminta kepada seluruh kepala OPD untuk konsisten dalam mempedomani program prioritas yang sudah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026. Lebih lanjut, meminta Kepada para Camat, dapat meningkatkan kondusifitas di wilayah masing-masing sebagai modal dasar untuk melaksanakan pembangunan.

Ia juga berharap kepada perguruan tinggi untuk dapat memberikan sumbangan pemikiran dan inovasi untuk mendukung atau mempercepat terwujudnya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan. “Kepada pihak swasta, saya harapkan dukungan melalui CSR-nya agar bisa lebih bermanfaat secara luas. Untuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan saya harapkan dukungan, doa dan perannya dalam menciptakan asumsi-asumsi positif di tengah-tengah masyarakat,” sebutnya.

Terakhir, Surya berharap kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar bantuan untuk mewujudkan harapan-harapan yang sudah disampaikan untuk pembangunan Kabupaten Asahan Tahun 2025.

Sementara Pj Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili Kepada Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh pihak yang telah mendukung berjalannya kegiatan ini, terutama kepada Bupati Asahan.

“Musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan azas perencanaan pembangunan daerah yang beriorentasi pada proses dengan pendekatan partisipatif Top Down dan Bottom Up. Dengan tujuan untuk penajaman, penyelarasan dan klarifikasi usulan masyarakat yang akan masuk kedalam dokumen perencanaan tahunan Kabupaten Asahan,” ungkapnya.

Alwi mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi penekanan dalam Musrenbang ini. Pertama, seluruh stakholder harus memperhatikan target-target yang terdapat dalam dokumen perencanaan yang lebih tinggi tingkatannya, seperti RPJMN, RPD Provinsi dan RPJMD Kabupaten Asahan.

Kedua, memperhatikan hasil evaluasi RKPD Kabupaten Asahan Tahun 2023, untuk melihat capaian pembangunan pada tahun 2023 yang telah tercapai dan yang belum tercapai. Ketiga, mempertimbangkan program-program strategis baik di tingkat Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten Asahan. “Terakhir, harus memperhatikan kondisi riil di daerah, mulai dari permasalahan hingga isu-isu strategis ke depan,” tambahnya.

Selanjutnya Alwi mengatakan, terdapat beberapa catatan penting terkait pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Asahan ini, antara lain, memastikan arahan Presiden RI dilaksanakan melalui arah pembangunan, yang meliputi pengendalian inflasi, penurunan angka kemiskinan ekstrim, penanganan stunting, peningkatan iklim investasi, penggunaan produk dalam negeri, serta menjamin stabilitas politik dan keamanan dalam menuju pemilu serentak tahun 2024.

“Musrenbang ini perlu didorong sebagai forum menampung aspirasi dan masukan dari berbagai stakeholders guna memperdalam berbagai perumusan kebijakan perencanaan daerah yang solutif atas permasalahan dan isu pembangunan. Keterlibatan berbagai pihak termasuk non pemerintahan dengan komitmen yang tinggi dalam pembangunan dapat diwujudkan dengan kerjasama dengan pembagian kewenangan yang jelas menjadi kunci penyelesaian permasalahan dan isu pembangunan yang kompleks,” terangnya. (*/kom)