― Advertisement ―

spot_img

SMPN 7 Tanjungbalai Gelar Karya P5 dan Pentas Seni

Tanjungbalai (Klik Cerah) - SMP Negeri 2 Tanjungbalai melaksanakan kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan pentas seni yang dirangkai dengan pelepasan siswa Kelas IX Tahun pelajaran 2023/2024.
BerandaAsahanPj Gubsu Minta Pantai Timur Manfaatkan Efek Jalan Tol

Pj Gubsu Minta Pantai Timur Manfaatkan Efek Jalan Tol

Kisaran (Klik Cerah) – Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin meminta kabupaten/kota peserta Pra Musrenbang Pantai Timur 2025 melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi terhadap setiap perencanaan pembangunan yang ditetapkan.
“Karena hal ini harus kita diskusikan untuk dapat dirumuskan dalam program pembangunan daerah di masing-masing wilayah di Pantai Timur,” ujarnya dalam arahan dan bimbingan pada kegiatan Pra Musrenbang Pantai Timur yang digelar di Aula Melati, Kantor Bupati Asahan, Selasa 20 Februari 2024.
Hassanudin mengatakan, isu strategis lain adalah terbangunnya ruas tol Tebing-Indrapura-Limapuluh dengan harapan ke depan akan terbangun tol Rantau Prapat menyambung ke tol Provinsi Riau. Selain itu juga dengan terbangunnya ruas tol Medan-Binjai-Stabat, yang terbangun sampai ke Langsa dan Aceh. Maka wilayah Pantai Timur akan terhubung dan menjadi pintu masuk arus barang dan orang dari dua provinsi Riau dan Aceh.
“Kita harus dapat memanfaatkan keuntungan lokasi ini dengan keberadaan infrastruktur jalan, keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung dan Belawan. Kita juga berharap dapat menarik arus pergerakan barang dari Aceh dan Riau ke Sumatera Utara sekaligus menjadi peluang menawarkan untuk berinvestasi di Sumatera Utara sehingga akan terbangun pusat-pusat aglomerasi,” katanya.
Untuk itu, lanjut Hassanudin, iklim investasi harus tercipta kondusif dengan upaya memberikan upah buruh yang kompetitif, ongkos angkut yang murah, dan harga dan sewa tanah yang murah bila dibandingkan provinsi lain.
Menurutnya hal-hal seperti ini mampu menaikkan daya saing Provinsi Sumut dibandingkan provinsi lain. Untuk menjawab persoalan-persoalan itu, penyusunan RKPD 2025 difokuskan pada empat isu utama, yakni pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi inklusif serta pemerataan pembangunan, pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas, peningkatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan inovatif.
Selain Bupati Asahan sebagai tuan rumah, kegiatan ini juga dihadiri Pj Bupati Langkat, Bupati Deli Serdang, Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Pj Bupati Batu Bara, Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Plt Bupati Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Walikota Binjai, Pj Walikota Tebing Tinggi, Walikota Tanjung Balai, dan Walikota Medan. (*/kom)