― Advertisement ―

spot_img

Siswa SMP 2 Tanjungbalai Juara 3 Pantomim

Tanjungbalai (Klik Cerah) - Siswa SMP Negeri 2 Tanjungbalai menorehkan prestasi bidang Pantomim dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP Kota Tanjungbalai, Selasa 7 Mei 2024.
BerandaBatu BaraKunjungi Kabupaten Batu Bara, Presiden Jokowi Apresiasi dan Puji UMKM Resmikan Tol,...

Kunjungi Kabupaten Batu Bara, Presiden Jokowi Apresiasi dan Puji UMKM Resmikan Tol, Jokowi Puji Produk UMKM Batu Bara

Kisaran (Klik Cerah) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi dan memuji produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Kabupaten Batu Bara karena memiliki kemasan yang bagus dan menarik. Menurut Jokowi UMKM Batu Bara patut dijadikan contoh bagi daerah lainnya.

Apresiasi tersebut disampaikan Jokowi saat silaturahmi dengan 4.500 pelaku UMKM yang tergabung dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Lapangan Sepakbola Lima Puluh, Rabu 7 Februari 2024.

Kunjungan orang nomor satu di Indonesia Presiden Joko Widodo ini disambut langsung oleh Penjabat (PJ) Bupati Batu Bara Nizhamul SE MM bersama Kepala OPD dan unsur Forkopimda Batu Bara.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan memberikan sepeda kepada dua pelaku UMKM, Herlina dan Nurhabibi, karena hapal kelima sila Pancasila.

Joko Widodo mengatakan, produk-produk dengan kemasan yang bagus akan gampang dijual asalkan harganya kompetitif.

Yang terpenting, katanya, dalam berwirausaha semangat adalah modal utama. Kemudian kerja keras, serta disiplin. “Saya ingat, saat mulai usaha sekitar tahun 1988. Saat itu saya hanya berjualan di Kota Solo. Di tahun kedua, saya sudah bisa berjualan ke Jakarta. Dan tahun ketiga, sudah bisa ekspor. Jadi, kalau teman-teman saya kerjanya dari jam 06.00 sampai jam 16.00 WIB, saya dari subuh sampai malam. Itu namanya kerja keras,” ungkap Jokowi mengisahkan pengalamannya.

Dirinya juga mengatakan sebagai pelaku UMKM harus memiliki jiwa entrepreneurship serta memiliki sifat yang jujur dan komitmen serta tepat waktu. Seperti membayar tunggakan harus tepat waktu dan produk yang dihasilkan atau dikirim ke pelanggan harus benar-benar sesuai standar yang telah disepakati.

Jokowi juga memberi motivasi agar pelaku UMKM mengikuti perkembangan penjualan sistem online yang memiliki jangkauan luas dan lebih mudah menembus pasar ekspor.

Sebelumnya, Jokowi meresmikan dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pengoperasian ruas tol ini diharapkan mampu menggeliatkan ekonomi daerah tersebut. Adapun Kedua jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Indrapura-Kisaran seksi I Indrapura-Lima Puluh (15,6 km) garapan PT Hutama Karya (Persero) dan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi I Tebing Tinggi-Indrapura (28 km) yang digarap oleh anak usaha Hutama Karya, PT Hutama Marga Waskita (HMW).

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, baru saja kita resmikan Seksi Tebing Tinggi-Indrapura dan Seksi Indrapura-Lima Puluh yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera,” ungkap Jokowi
“Jalan tol Tebingtinggi-Indrapura dengan panjang ruas 20,4 km dengan biaya Rp 3,06 triliun. Dan jalan tol Indrapura-Limapuluh dengan panjang ruas 15,6 km dengan menelan biaya Rp 1,67 triliun,” lanjutnya.

Jokowi menyebutkan bahwa dengan adanya pengoperasian tol ini diharapkan dapat menggaet para investor dan mampu meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata, khususnya Danau Toba.

“Dengan pembangunan jalan tol ini diharapkan akan semakin banyak investasi dan investor yang datang untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada di Provinsi Sumatra Utara dan meningkatkan kunjungan wisata ke destinasi seperti Danau Toba dan sekitarnya, mengefisienkan biaya logistik, meningkatkan daya saing daerah serta menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto menyebutkan bahwa secara keseluruhan pembangunan Jalan Tol Indrapura-Kisaran (47,75 km) dibagi menjadi 2 (dua) seksi, dengan target penyelesaian pada tahun 2024.

“Khusus seksi II dari Lima Puluh-Kisaran sudah kita lakukan serah terima pekerjaan, selanjutnya kita menunggu jadwal Uji Laik Fungsi (ULF) agar dapat segera mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan bermanfaat bagi mobilisasi masyarakat,” tutur Budi.
Lebih lanjut, Budi Harto menyampaikan Jalan Tol Indrapura-Kisaran dengan nilai investasi Rp 6,3 triliun ini dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti 2 (dua) gerbang tol, 2 (dua) simpang susun, 11 jembatan, 17 overpass, hingga 4 rest area Tipe A dan B yang akan menambah kenyamanan pengguna jalan tol.

Lebar jalur dari jalan tol tersebut sebesar 3,6 m, dengan jumlah lajur 2×2 tahap awal, dan 2×3 tahap akhir. Sementara itu, kecepatan rencana mencapai 100 km/jam. Hal ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari semula 4 jam menjadi 2 jam.

“Dengan mengantongi sejumlah penghargaan di bidang digitalisasi konstruksi, jalan tol ini tidak hanya akan mengintegrasikan berbagai kawasan-kawasan penting, tapi hasil akhir pengerjaannya berkualitas, tepat mutu, dan waktu,” ucapnya. (*/her/dtc)