― Advertisement ―

spot_img

Siswa SMP 2 Tanjungbalai Juara 3 Pantomim

Tanjungbalai (Klik Cerah) - Siswa SMP Negeri 2 Tanjungbalai menorehkan prestasi bidang Pantomim dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP Kota Tanjungbalai, Selasa 7 Mei 2024.
BerandaAsahanPemkab Asahan Raih Predikat Tertinggi Ombudsman RI

Pemkab Asahan Raih Predikat Tertinggi Ombudsman RI

Medan (Koran Cerah) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Anggota Ombudsman Republik Indonesia (RI) Dadan Suparjo Suharmawijaya, Selasa 23 Januari 2024 di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Jalan Asrama, Medan. Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi.

Dalam sambutannya Pj Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Arief S Trinugroho, menyampaikan bahwa penilaian kepatuhan yang dilakukan oleh Ombudsman RI merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya maladministrasi, seperti penundaan berlarut, penyalahgunaan wewenang, penyimpangan prosedur, konflik kepentingan, hingga permintaan imbalan.

Sementara Anggota Ombudsman RI, Dadan Suparjo Suharmawijaya, menjelaskan dari sisi pengelolaan pengaduannya, Ombudsman sebagai lembaga pengawasan mengutamakan tentang berjalan atau tidaknya pengawasan yang dilakukan.

“Pengaduannya bagaimana, jalan gak, termasuk aduan-aduan yang masuk di Ombudsman. Kemudian itu dikoreksi, diserahkan ke Pemda, jadi kita bukan banyak atau sedikitnya pengaduan, tapi pengaduan yang masuk itu diselesaikan dan dituntaskan atau tidak,” ungkapnya.

Pasca acara, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ombudsman RI yang telah memberikan penghargaan Predikat Zona Hijau Kualitas Tinggi Tahun 2023 kepada Kabupaten Asahan.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan publik dengan baik selama tahun 2023, dan berharap hal tersebut dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Penghargaan ini merupakan salah satu indikator dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi, sehingga ke depannya Pemerintah Kabupaten Asahan harus semakin meningkatkan pelayanan publik dengan terus menjaga empat dimensi penilaian sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh Ombudsman,” ujarnya. (rel)